Jakarta, 4 Mei 2026 – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyoroti kondisi darurat sampah di DKI Jakarta. Ia menggambarkan tumpukan sampah di kawasan Bantargebang sudah menyerupai gedung bertingkat tinggi.
Zulkifli Hasan menilai persoalan sampah di Jakarta telah mencapai tahap serius dan membutuhkan penanganan cepat serta menyeluruh. Volume sampah yang terus meningkat menjadi tantangan utama bagi pemerintah daerah.
Menurutnya, penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan tempat pembuangan akhir. Diperlukan solusi dari hulu ke hilir, termasuk pengurangan sampah sejak dari sumbernya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan teknologi dalam pengelolaan sampah. Pengolahan sampah menjadi energi menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan.
Selain itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai sangat penting. Tanpa kerja sama, masalah ini akan sulit diselesaikan.
Pengamat lingkungan menilai bahwa kondisi di Bantargebang mencerminkan tekanan besar terhadap sistem pengelolaan sampah. Kapasitas yang terbatas membuat tumpukan sampah terus meningkat.
Warga sekitar juga mengeluhkan dampak yang dirasakan, mulai dari bau tidak sedap hingga potensi gangguan kesehatan. Mereka berharap adanya solusi yang cepat dan efektif.
Pemerintah daerah disebut tengah merancang berbagai langkah untuk mengatasi masalah ini, termasuk pengembangan fasilitas pengolahan sampah modern.
Selain itu, edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah juga menjadi bagian penting. Perubahan perilaku dinilai dapat membantu mengurangi volume sampah.
Dengan perhatian dari berbagai pihak, diharapkan permasalahan sampah di Jakarta dapat segera ditangani secara serius dan berkelanjutan.




