Jakarta, 27 Mei 2026 – Liverpool kembali harus menghadapi perpisahan dengan salah satu pemain senior mereka setelah sebelumnya ditinggal Mohamed Salah. Kini giliran Andy Robertson yang dipastikan meninggalkan Anfield usai menyelesaikan masa baktinya bersama The Reds. Kepergian Robertson menjadi pukulan emosional bagi para pendukung Liverpool karena sang bek kiri telah menjadi bagian penting era kejayaan klub dalam hampir satu dekade terakhir. Robertson disebut telah mencapai kesepakatan untuk melanjutkan karier bersama klub baru setelah kontraknya bersama Liverpool berakhir musim ini. Situasi tersebut sekaligus menandai berakhirnya era penting yang dibangun Liverpool sejak kedatangan Robertson dan Salah pada tahun 2017.
Andy Robertson selama ini dikenal sebagai salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah modern Liverpool. Sejak bergabung dari Hull City, pemain asal Skotlandia itu berkembang menjadi sosok vital berkat agresivitas, kemampuan crossing, dan semangat juangnya di lapangan. Bersama Salah dan generasi emas Liverpool lainnya, Robertson berhasil membantu klub meraih berbagai gelar bergengsi termasuk Premier League dan Liga Champions. Dalam beberapa musim terakhir, ia juga dipercaya memegang peran penting sebagai wakil kapten tim setelah kepergian sejumlah pemain senior lainnya. Keputusan Robertson hengkang membuat para pendukung Liverpool merasa kembali kehilangan salah satu simbol era sukses klub di bawah kepemimpinan Jürgen Klopp.
Sebelumnya, Mohamed Salah lebih dulu mengucapkan perpisahan emosional kepada Liverpool setelah sembilan tahun membela klub Merseyside tersebut. Penyerang asal Mesir itu meninggalkan warisan luar biasa sebagai salah satu pencetak gol terbaik dalam sejarah Liverpool. Salah dan Robertson bahkan sering disebut sebagai kombinasi paling berbahaya di sisi kiri dan kanan permainan Liverpool selama masa kejayaan mereka. Perpisahan dua pemain senior itu membuat Liverpool kini memasuki fase regenerasi besar di bawah pelatih Arne Slot. Banyak pengamat menilai musim depan akan menjadi periode penting bagi The Reds untuk membangun identitas baru tanpa beberapa ikon utama mereka.
Menurut sejumlah laporan, Robertson kini semakin dekat untuk melanjutkan karier di klub Premier League lain setelah mencapai kesepakatan verbal. Tottenham Hotspur disebut menjadi tujuan paling mungkin bagi bek kiri berusia 32 tahun tersebut meski sempat ada minat dari klub-klub Italia seperti Juventus. Liverpool sendiri sebenarnya sudah mulai menyiapkan regenerasi di posisi bek kiri sejak mendatangkan Milos Kerkez beberapa waktu lalu. Kehadiran pemain muda itu dianggap sebagai bagian dari transisi besar yang kini mulai dijalankan klub. Meski begitu, kepergian Robertson tetap meninggalkan ruang besar baik secara teknis maupun emosional di dalam skuad Liverpool.
Kepergian Mohamed Salah dan Andy Robertson dalam waktu berdekatan menjadi tanda bahwa Liverpool sedang memasuki babak baru setelah era kejayaan mereka bersama Klopp. Para pendukung kini berharap regenerasi yang dilakukan klub dapat berjalan lancar tanpa menghilangkan identitas permainan agresif yang selama ini menjadi ciri khas The Reds. Meski kehilangan dua pemain senior penting, Liverpool diyakini masih memiliki fondasi kuat untuk tetap bersaing di papan atas sepak bola Inggris dan Eropa. Namun tantangan besar jelas menanti manajemen dan pelatih dalam membangun generasi baru yang mampu meneruskan warisan para legenda tersebut. Bagi banyak penggemar Liverpool, kepergian Robertson dan Salah akan selalu dikenang sebagai akhir dari salah satu era paling sukses dalam sejarah modern klub.




