Jakarta, 27 September 2026 –
Kapten Timnas Malaysia Dion Cools menegaskan Harimau Malaya siap menghadapi Timnas Indonesia pada pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Duel kedua rival Asia Tenggara tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) pukul 19.30 WIB. Cools mengakui Indonesia merupakan rival besar Malaysia, tetapi timnya tidak ingin terbebani atmosfer pertandingan. Malaysia datang dengan kepercayaan diri setelah mengawali turnamen dengan kemenangan telak 3-0 atas Bangladesh.
Malaysia tampil meyakinkan pada pertandingan pertama dengan mengalahkan Bangladesh di SUGBK, Jumat (25/9/2026). Arif Aiman Hanapi menjadi pemain penting dengan mencetak dua gol, sementara penyerang naturalisasi Bergson turut mencatatkan namanya di papan skor pada laga debutnya bersama Harimau Malaya. Kemenangan tersebut memberikan tiga poin sekaligus meningkatkan kepercayaan diri skuad asuhan pelatih interim Tan Cheng Hoe. Cools menilai mendapatkan hasil positif pada pertandingan pembuka sangat penting dalam sebuah turnamen baru.
Menurut Cools, Malaysia mampu menjalankan pertandingan pertama dengan cukup baik, terutama setelah berhasil mencetak gol pembuka. Ia mengakui masih terdapat sejumlah bagian permainan yang dapat diperbaiki, bahkan menilai timnya sebenarnya mempunyai peluang mencetak lebih banyak gol. Meski demikian, kemenangan tiga gol tanpa balas dinilai memberikan dorongan penting bagi mental para pemain. Setelah pertandingan tersebut, fokus Malaysia langsung dialihkan menuju pertemuan dengan Indonesia.
Cools memahami pertandingan melawan Indonesia memiliki tingkat tekanan yang berbeda. Ia menyebut Indonesia sebagai rival besar Malaysia dan menyadari besarnya perhatian publik terhadap pertemuan kedua negara. Namun, kapten yang bermain untuk Cerezo Osaka itu menegaskan timnya akan berusaha memberikan kemampuan terbaik. Sebelum memikirkan aspek taktik secara lebih jauh, Cools menyebut pemulihan kondisi fisik menjadi prioritas setelah laga pertama.
Pertandingan semakin menarik karena Indonesia juga memasuki duel tersebut dengan modal kemenangan. Skuad Garuda mengalahkan Singapura 2-0 pada pertandingan pembuka Grup A sehingga kedua kesebelasan sama-sama mengoleksi tiga poin dan belum kebobolan. Kondisi itu membuat laga Indonesia melawan Malaysia memiliki arti penting dalam persaingan grup. Hasil positif akan memberikan posisi yang lebih baik bagi salah satu tim menjelang pertandingan terakhir fase grup.
Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe juga menyadari besarnya tantangan bermain melawan Indonesia di SUGBK. Ia memperkirakan stadion akan dipenuhi pendukung Garuda dan menilai pertandingan tersebut bakal berlangsung berat. Malaysia, bagaimanapun, telah merasakan atmosfer SUGBK ketika mengalahkan Bangladesh sehingga memiliki pengalaman bermain di stadion yang sama sebelum menghadapi tuan rumah. Kekuatan skuad Malaysia juga ditopang sejumlah pemain seperti Arif Aiman, Bergson, Faisal Halim, dan Cools yang menjadi bagian penting dalam rencana Harimau Malaya.
Duel Indonesia dan Malaysia kini menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan pada fase grup FIFA ASEAN Cup 2026. Rivalitas panjang kedua negara membuat pertandingan diperkirakan berlangsung dengan intensitas tinggi, terlebih keduanya sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan. Bagi Cools, besarnya pertandingan tersebut bukan alasan bagi Malaysia untuk gentar, melainkan tantangan yang harus dihadapi dengan persiapan matang. Harimau Malaya akan berusaha mempertahankan momentum dari kemenangan atas Bangladesh, sementara Indonesia memiliki keuntungan dukungan publik SUGBK. Pertemuan Senin malam pun akan menjadi ujian penting bagi ambisi kedua tim untuk melangkah lebih jauh di turnamen.




