Nadiem Makarim Dicecar Jaksa soal Gaji Staf Khusus, Akui Sering “Nombok” Pribadi

Jakarta, 12 Mei 2026 – Persidangan yang melibatkan Nadiem Makarim kembali memanas setelah jaksa mendalami soal sumber pembayaran gaji lima staf khusus yang bekerja selama masa kepemimpinannya di kementerian.

Dalam sidang, jaksa mempertanyakan mekanisme pendanaan dan status para staf khusus tersebut, termasuk bagaimana proses pembayaran dilakukan dan apakah seluruhnya menggunakan anggaran resmi kementerian.

Menanggapi pertanyaan itu, Nadiem mengaku dalam beberapa kondisi dirinya menggunakan dana pribadi atau “nombok” untuk membantu kebutuhan operasional tertentu, termasuk terkait dukungan terhadap tim yang membantunya menjalankan program transformasi digital dan kebijakan pendidikan.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan staf khusus dan tim pendukung dianggap penting untuk mempercepat proses kerja, terutama dalam proyek digitalisasi dan pembaruan sistem pendidikan yang membutuhkan keahlian teknologi dan manajemen modern.

Namun jaksa terus mendalami aspek administratif dan legalitas pembiayaan tersebut untuk memastikan seluruh mekanisme berjalan sesuai aturan yang berlaku di lingkungan pemerintahan.

Persidangan ini menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan tata kelola pemerintahan, penggunaan anggaran, serta peran tenaga profesional nonbirokrasi dalam proses pengambilan kebijakan di kementerian.

Pengamat hukum menilai pendalaman terkait sumber pembiayaan penting dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan sumber daya yang berkaitan dengan aktivitas pemerintahan.

Di sisi lain, pengamat kebijakan publik menyebut praktik penggunaan tenaga ahli eksternal memang cukup umum dalam proyek transformasi digital, tetapi tetap harus memiliki dasar administratif yang jelas agar tidak memunculkan polemik di kemudian hari.

Hingga kini, sidang masih terus berlangsung dengan agenda pemeriksaan lanjutan terhadap berbagai aspek kebijakan dan tata kelola selama masa kepemimpinan Nadiem Makarim di kementerian.

Related Posts

Jadwal Premier Padel Milano 2026 dan Cara Nonton Live Streaming di VISION+

Jakarta, 14 Oktober 2026 – Turnamen Premier Padel Milano 2026 kembali menghadirkan persaingan para pemain padel profesional terbaik dunia di Milan, Italia. Kompetisi bergengsi tersebut berlangsung pada 12–18 Oktober 2026…

Mengapa Kalimantan Dijuluki Paru-Paru Dunia? Ini Peran Penting Hutan Tropisnya

Jakarta, 13 Oktober 2026 – Kalimantan dikenal sebagai salah satu wilayah yang mendapat julukan paru-paru dunia karena memiliki kawasan hutan hujan tropis yang luas dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan…

You Missed

Jadwal Premier Padel Milano 2026 dan Cara Nonton Live Streaming di VISION+

Jadwal Premier Padel Milano 2026 dan Cara Nonton Live Streaming di VISION+

Mengapa Kalimantan Dijuluki Paru-Paru Dunia? Ini Peran Penting Hutan Tropisnya

Mengapa Kalimantan Dijuluki Paru-Paru Dunia? Ini Peran Penting Hutan Tropisnya

36 Narapidana Risiko Tinggi dari Lapas Semarang Dipindahkan ke Nusakambangan, Pengamanan Diperketat

36 Narapidana Risiko Tinggi dari Lapas Semarang Dipindahkan ke Nusakambangan, Pengamanan Diperketat

Ustadz Derry Sulaiman Buka Suara soal Tuduhan Saksi Bayaran dalam Sidang Richard Lee

Ustadz Derry Sulaiman Buka Suara soal Tuduhan Saksi Bayaran dalam Sidang Richard Lee

Gempa M7,7 di Panama Ungkap Ancaman Sesar Senyap, Indonesia Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Gempa M7,7 di Panama Ungkap Ancaman Sesar Senyap, Indonesia Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Clara Shinta Jalani BAP Tambahan, Tegaskan Tak Akan Berdamai dengan Mantan Suami

Clara Shinta Jalani BAP Tambahan, Tegaskan Tak Akan Berdamai dengan Mantan Suami