Jakarta, 14 Mei 2026 – Nadiem Makarim menjalani operasi medis dengan didampingi sang istri setelah menghadapi tuntutan 18 tahun penjara dalam kasus pengadaan Chromebook. Momen tersebut menjadi perhatian publik di tengah proses hukum yang masih berlangsung terhadap mantan Menteri Pendidikan tersebut.
Kehadiran istri di sisi Nadiem saat menjalani tindakan medis disebut sebagai bentuk dukungan keluarga dalam menghadapi situasi yang berat. Meski demikian, pihak keluarga dan kuasa hukum belum memberikan penjelasan detail mengenai jenis operasi maupun kondisi kesehatan secara menyeluruh.
Sebelumnya, jaksa penuntut umum menuntut Nadiem dengan hukuman penjara serta uang pengganti bernilai triliunan rupiah terkait dugaan korupsi proyek digitalisasi pendidikan nasional. Kasus tersebut menjadi salah satu perkara yang mendapat sorotan luas karena menyangkut penggunaan anggaran negara dalam jumlah besar.
Kuasa hukum Nadiem menyatakan kondisi kliennya berangsur membaik pascaoperasi dan saat ini masih dalam tahap pemulihan. Mereka juga memastikan proses hukum tetap akan dihadapi sesuai prosedur, termasuk penyusunan nota pembelaan terhadap tuntutan yang diajukan jaksa.
Pengamat hukum menilai kondisi kesehatan terdakwa dapat menjadi salah satu pertimbangan tertentu dalam proses persidangan, namun tidak menghentikan jalannya proses hukum secara keseluruhan. Publik juga diimbau menghormati privasi terkait kondisi medis dan menunggu perkembangan resmi dari pihak terkait mengenai proses hukum maupun kesehatan yang bersangkutan.




